WEBSITE HEADER 2-01.png
CONTACT US
  • PK Entertainment

Beli Apartment di Jakarta dengan Gaji Pekerja? It’s Possible!


As we all know, harga properti di Indonesia meningkat setiap tahunnya, tapi tidak diikuti dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMR) yang seimbang. Kondisi ini menyebabkan banyak median-income worker, terutama di kawasan metropolitan, tidak mampu membeli rumah baru.


Kelompok pekerja merupakan "barely sufficient segment" dalam hal kemampuan dan purchasing power. Mereka tidak mau membeli rumah dengan harga Rp 300 juta karena berbagai alasan, tetapi mereka juga tidak mampu membeli rumah yang harganya diatas Rp 800 juta.

In the last decades, rumah tangga berpenghasilan menengah cenderung membeli rumah baru out of Jakarta, such as Depok, Bekasi, Tangerang and Bogor. However, with the increasing demand the price of houses in strategic locations has also increased. Situasi ini memaksa middle income worker dan pekerja fresh graduate untuk membeli apartemen baru sebagai properti pertama mereka.

Tips membeli apartemen

1. Research

Melakukan resesarch sangat penting sebelum menentukan pilihan kita pada sebuah apartment atau rumah. Jangan membeli property just because harganya yang terjangkau, tapi dengan mempertimbangkan ‘Will I be comfortable living there?’. Ada banyak aspek yang perlu diteliti, dari segi location, accesibility, neighborhood, maintenance fee, hingga completion schedule jika kita berencana untuk membeli apartemen yang masih dalam tahap developeran.

Setelah menimbang pro dan kontra tiap pilihan, buat perbandingan harga tiap tipe. Baik itu apartemen studio, 1 kamar tidur atau 2 kamar tidur, kita dapat memilih the best property for us.

2. Surf the Internet

Promotions and discounts are middle-income worker’s best friend, terutama dalam hal properti hunting. Ada banyak promosi yang bisa kita temukan di internet, baik itu promosi dari developer, agen real estate, atau bank. Gak hanya menguntungkan buyer, strategi ini juga terbukti efektif untuk developer.

Makanya, untuk mendapatkan harga terbaik unit apartemen yang kita inginkan pastikan untuk selalu memantau situs dan media sosial terkait dimana developer sering announce promotion yang akan datang.

3. Dapatkan penawaran pre-launch

Developer kadang memberikan discount tambahan selama masa pre-launch supaya banyak orang tertarik membeli unit property mereka dengan menampilkan perkembangan proyek serta features dan facilities yang akan diberikan. Kita bisa mendapatkan promo menarik seperti discounts, low interest rates, dan benefit lain dari developer dengan memesan unit pada fase pre-launch.

Namun, membeli properti sebelum diluncurkan juga ada risk dan drawbacks sendiri. Jelas bahwa unit yang dibeli tidak bisa langsung ditempati, kita harus menunggu hingga pembangunannya selesai. Selain itu, proses pembangunan selalu memiliki risiko penundaan, baik karena disengaja oleh developer yang nakal maupun karena terhalang oleh masalah legalitas bangunan dan sebagainya.

4. Jangan mudah tergiur dengan harga

Harga murah akan selalu menjadi godaan, apalagi jika kita menemukan harga rumah di bawah harga pasar. Meski terdengar menggoda, jenis penawaran ini adalah salah satu yang perlu diwaspadai. In general, developer biasanya memasang harga 8-15% lebih tinggi dari harga semi-gross daerah tersebut. Jika harga unit lebih murah dari itu, mungkin ada hal yang disembunyikan seperti ukuran unit yang lebih kecil, pemandangan yang kurang indah, atau kekurangan lain yang membuat tinggal di sana menjadi gak nyaman.

Lebih penting lagi, jangan lupa untuk cek kualitas developernya. Lakukan pemeriksaan pada track record developer untuk melihat apakah mereka dapat dipercaya atau tidak.

5. Mempersiapkan dana untuk membeli apartemen

As mentioned above, mempersiapkan dana sama pentingnya dengan mencari unit terbaik. Hitung ulang apakah gaji kita bisa menutup harga beli yang terletak di daerah yang kita inginkan. Lakukan perencanaan keuangan yang ketat untuk mendapatkan property impian dengan tabungan sendiri. Kamu bisa baca artikel Budgeting Tips for Millenials untuk menemukan tips & tricks on saving.

Besarnya average percentage dari pendapatan yang disimpan untuk membeli hunian tergantung dari besarnya dana yang dibutuhkan. Kita juga perlu mempertimbangkan jumlah down payment yang akan dibayar untuk mengurangi biaya cicilan. Dengan asumsi kenaikan biaya hunian per tahun adalah 15-20%, idealnya kita harus mengalokasikan 20-30% dari gaji untuk dana membeli rumah.

Jangan lupa menyimpan dana ekstra untuk membayar biaya perawatan bulanan dan biaya tambahan tak terduga lainnya.




2 views0 comments