WEBSITE HEADER 2-01.png
CONTACT US
  • PK Entertainment

5 Aktivitas Yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Social Media Break


Imagine this situation. Kamu sedang casually scrolling Instagram feed dan melihat postingan terbaru dari teman-teman kamu. Next, kamu melihat timeline Twitter untuk mendapatkan berita terkini atau ingin merasa terhibur dengan akun-akun receh. Setelah itu, kamu scrolling FYP di TikTok yang rasanya tidak ingin berhenti. Namun, melihat kesejahteraan dan kebahagian hidup kamu terasa lebih draining setelah melihat sosmed terlalu lama. Sounds familiar? Saatnya kamu istirahat dan detox dari sosial media agar terasa lebih grounded kembali dalam hidup.


Kondisi pandemi ini semakin sulit untuk melakukan aktivitas di luar rumah. Namun, kami menghadirkan beberapa rekomendasi kegiatan yang kamu dapat simpan untuk di kemudian hari nanti. Here are the things you could do to bring yourself back:


1. Get in touch with nature

When was the last time you could feel the breeze of mother nature’s air or the grass beneath your feet? Saatnya kamu reconnect dengan menginjak kaki ke tanah bumi. Having a walk in the park and reading a book to get away with your thoughts is one of the most therapeutic activities you could do. Taman Situ Lembang sangat cocok untuk menenangkan pikiran sambil melihat angsa-angsa yang sedang berenang mengalir di atas danau kecil.


2. Berolahraga

Melakukan rehat sejenak dari media sosial juga dapat ditumpuk dengan melakukan olahraga. Kamu akhirnya bisa mulai fokus untuk mencapai body goals dengan berolahraga dimana kamu seringkali menunda-nunda. Menjaga imunitas dan meningkatkan stamina sangat penting apalagi dalam masa pandemi ini untuk selalu sehat. Maka dari itu, berlari di area GBK Senayan atau bersepeda sekitar PIK menjadi sebuah petualangan untuk melepaskan penatnya pikiran. Another fun activity yang dapat kamu lakukan adalah latihan menembak di Lapangan Tembak Senayan.


3. Journaling

Di dalam benak pikiran kita, pikiran akan selalu berbisik tentang hal-hal yang tidak perlu dipikirkan. Sehingga menyebabkan overthinking dan mempengaruhi kesehatan mental kita. Melakukan aktivitas journaling dikatakan efektif untuk membantu kamu stay sane. Journaling adalah aktivitas menulis bebas dimana dapat mengekspresikan perasaan dan pikiranmu dalam selembar kertas. Aktivitas ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan di pagi hari dan waktu malam hari sebelum tidur. Bentuk dari kegiatan ini agar kita bisa merasakan momen-momen indah dalam sebuah kehidupan.


4. Meditasi

Melakukan rehat sejenak dari media sosial juga dapat ditumpuk dengan melakukan meditasi. For some reason, kegiatan meditasi dapat membantu proses kita untuk lebih mindful dan legowo terhadap situasi yang disekitar kita. Pada saat kita selesai meditasi, hal-hal kecil seperti memegang gelas, membuka pintu kulkas, mengobrol dengan teman lama menjadi aktivitas dengan kesadaran penuh. Before we try to connect to somebody else, have you ever tried to connect from within?


5. Thrift Shopping

Akhir-akhir ini, semakin tinggi tren untuk melakukan gerakan slow fashion sehingga banyak online shop menjual thrifted items melalui sosial media mereka. However, you could still enjoy shopping by going to Pasar Senen or Pasar Santa! Tak hanya mencari baju-baju unik dan langka, kamu pun bisa mengisi perutmu dengan berkulineran di area sekitar.


Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas ini! Have you tried other activities while on a social media break?


6 views0 comments